Sabtu, 02 Oktober 2010

Puisi Ayah

Ingat kala kanak-kanak
Didikan keras menerpa
Kemandirian yang beliau ajarkan
Membentengi ragaku untuk hidup tanpa keluh kesah
Kerasnya kehidupan dan besarnya tanggung jawab atas keluarga
Melupakan bahwa tubuh tuamu semakin renta
Tiada perkataan keluhan atas penyakitnya
Dalam awal tidur panjangmu
Aku masih ingat
Tiada kata-kata yang terucap
Diam...diam
Aku bersyukur ada waktu untuk merawat kala sakit
ada canda kala duduk dengan putraku
ayah masih menemani aku dan putri putraku
Iklas...
Menerima semua yang aku dapatkan dari sosok Ayah
Ayah bantu aku dari sana
Untuk menjalani kehidupan